Tampilkan postingan dengan label lomba esai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lomba esai. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 Desember 2018

Di SMA Muhammadiyah karangampel saya mengenal dan paham sosok seorang guru mata pelajaran Bahasa Indonesia saya sangat mengaggumi beliau karena beliau adalah orang yang sangat lembut dan penuh kasih sayang.Beliau adalah ibu Laznah,M.Pd. Ibu nah sapaan akrab beliau, begitu menyenangkan dan penuh kesabaran ketika beliau mengajar Bahasa Indonesia pada siswanya. Dengan penuh kedisiplinan dan ketegasan benar benar mencerminkan bahwa beliau adalah seorang guru yang tidak hanya bisa mengajar tetapi juga mampu menjadi pengayom bagi siswanya. Beliau adalah seorang pekerja keras dan ulet sehingga saya merasa harus banyak belajar dari kepribadiannya untuk membuat dari saya menjadi orang yang berhasil karena orang yang ingin berhasil harus mau belajar dan selalu berusaha menghadapi tantangan bukan hanya menunggu tantangan.
Di usianya yang tidak muda lagi ketika mengajar beliau selalu datang tepat waktu beliau menyampaikan materi dengan bahasa yang mudah dipahami oleh anak didik seusia saya waktu itu,beliau memperbanyak latihan soal dan diulang-ulang dengan model soal yang berbeda-beda, kemudian diperiksa satu persatu jawaban dari masing-masing muridnya. Sehingga anak didiknya merasa diperhatikan dan nyaman berada di kelas, apalagi dengan bahasa beliau yang mudah di pahami dan akrab sekali,dimata saya beliau adalah sosok guru terbaik. Beliau memiliki kepribadian yang baik, ramah, murah senyum dan sederhana. Beliau selalu memastikan apakah setiap siswanya memahami materi yang di sampaikan atau tidak, ketika ada anak didik yang melanggar aturan, beliau menyikapinya secara tegas. Selain beliau menguasai mata pelajaran yang beliau ajarkan, beliau merupakan sosok guru yang religius.
Beliau juga sering memberikan rumus-rumus cara cepat agar siswanya dapat memahami materi yang disampaikan.Yang membuat saya terinspirasi lagi adalah beliau selalu memberikan nilai – nilai religi di setiap pertemuan. Tidak banyak guru yang menyelipkan nilai – nilai agama ketika mengajar. Beliau selalu mengingatkan kepada anak didiknya dalam hal ibadah. Bahkan setiap pukul 07.30 wib, setiap hari beliau menyempatkan waktu mengingatkan anak didik yang beliau ajar untuk melakukan sholat dhuha. “Guru, digugu lan ditiru”, kalimat ini cocok sekali menggambarkan sosok Ibu Nah, guru inspiratif dalam kehidupan saya. Banyaj sekali hal-hal positiv yang beliau berika pada anak didiknya beliau selalu memberi nasihat ketika ada anak didiknya yang sedang memiliki masalah ntah itu masalah dirumah atau disekolah bagi saya beliau adalah pendengar yang baik dengan kelembutan beliau sesalu memberi anak didiknya semangat hidup, beliau tidak pernah membeda-bedakan anak didiknya.
Ibu nah selalu memberikan perhatian kasih sayang pada anak didiknya termasuk kepada saya, saya sangat menyayangi beliau karena beliau selalu memberikan nasihat, dukungan,semangat dan motifasi kepada saya beliau selalu mengingatkan ketika ada anak didiknya yang malas dalam hal belajar, dalam hal sholat dan yang lainya. Sekarang beliau telah pensiun tapi hal tersebut tidak membuat beliau mau untuk diam saja dirumah, beliau kini memliki usaha manisan buah dirumahnya lagi lagi saya sangat terinspirasi oleh beliau bagi saya beliau adalah orang yang memiliki semangat dalam hal apapun.
Saya masih sering main kerumah beliau walaupun hanya untuk sekedar bercerita tentang perkuliahan saya atau bercerita tentang hal lain, beliau selalu mendoakan anak didiknya agar semua anak didiknya menjadi orang orang yang sukses, memiliki semangat hidup, pantang menyerah dan selalu berserah diri pada Allah swt. Semoga beliau selalu diberi kesehatan dan panjang usia, itulah sedikit cerita tentang saya dan Ibu nah guru SMA yang sangat menginspirasi saya semoga saya bisa meniru jejak beliau yaitu mampu menjadi seorang guru yang profesional,inspiratif dan memiliki semangat hidup yang sangat tinggi.
Guru bisa menjadi teladan yang sangat berpengaruh terhadap pribadadi seseorang maka hargailah gurumu hormati,sayangi serta ingatlah selalu jasa-jasanya jarena tanpa adanya seorang guru mungkin kita tidak akan tau caranya membaca, menulis dan berhitung.
Lalukan hal yang positif saat ini mungkin akan membawa pengaruh baik juga di masa depan kita. Sebaliknya, jika melakukan hal negatif itu akan terus terbawa di masa depan kita. Semua yang kita pelajari saat ini akan menjadi pengalaman di masa depan kita. Mungkin cerita ini sederhana, tetapi apa yang saya ceritakan di atas semoga dapat membuat orang yang membaca ini dapat mengambil sedikit pelajaran. Pelajaran yang mungkin dapat diterapkan di kehidupan kita.Terlepas dari itu semua, guru merupakan kunci dimana kita bisa sukses nantinya. Para pahlawan tanpa tanda jasa. Merekalah yang selalu ada dalam suka duka saat kita menempuh pendidikan di sekolah. Mereka yang juga akan bangga jika kita meraih prestasi, mereka juga yang akan ikut bersedih jika kita mengalami kegagalan, namun mereka juga membangkitkan kita dari kegagalan tersebut. Guru, segala hormat kami ucapkan atas segala jasamu.
Nama.     : Nur Sulistiawati
Nim.        : 1786206039
Prodi.      : PGSD 3A

"Karya dari Nur Sulistiawati ini mendapat Juara 2 dalam lomba menulis esai yang di adakan HIMASDA STKIP Nahdlatul Ulama Indramayu"

Terimakasih Kunjunganya....
Guruku Inspirasi Cita-citaku

Bagi sebagian besar orang mendengar kata matematika yang mereka pikirkan adalah kumpulan angka-angka, aljabar, trigonometri, limit, aljabar, dan sebagainya. Memikirkannya saja sudah membuat pusing apalagi melihat soal-soal matematika. Menurut Penelitian Nawangsari (2001) Matematika sejak dulu memang dianggap oleh siswa sebagai pelajaran yang sulit dan menakutkan. Menurut Masykur dan Abdul (2007) Matematika masih dianggap sebagai momok yang menakutkan oleh sebagian besar siswa dan siswi di sekolah. Wimbarti (2012) mengatakan berdasarkan data UNESCO, mutu pendidikan Matematika di Indonesia berada pada peringkat 34 dari 38 negara, data lain yang menunjukkan rendahnya prestasi Matematika siswa Indonesia dapat dilihat dari hasil survei Pusat Statistik Internasional untuk Pendidikan (National Center for Education in Statistics) terhadap 41 negara dalam pembelajaran Matematika, Indonesia mendapatkan peringkat 39 di bawah Thailand dan Uruguay.
Walaupun matematika termasuk pelajaran yang sulit, ini tidak menyurutkan semangat belajar bagi guru matematika dan pelajar itu sendiri. Ada seorang guru matematika yang berasal dari sekolah Aliyah di Kota Bandung, beliau sosok yang sangat sabar dalam mengajarkan matematika, namun ketika sudah marah tidak ada yang menandingi lagi, bahkan banyak guru-guru lain yang mengatakan “jangan sampe membuat Pak Edi marah, kalian bakalan tahu sendiri akibatnya”.
Pak Edi Suwandi namanya, beliau telah lama menjadi guru di sekolah Aliyah  di Kota Bandung dan sekaligus pernah menjadi salah satu dosen di Universitas terkemuka di Kota Bandung. Salah satu mahasiswa nya kini pernah mendapat gelar sebagai wisuda terbaik di salah satu Universitas di Bandung, dan kini menjadi pengajar juga di sekolah yang sama dengan dosennya dulu.Tak hanya itu saja Pak Edi juga telah memiliki 3 anak, dan semua anaknya itu telah menjadi dokter pada saat ini.
Sejauh ini belum ada yang spesial memang mengenai Pak Edi, namun yang membuat istimewa nya adalah beliau kini tinggal di Cianjur, namun mengajar di Bandung. Padahal jarak tempuh Cianjur-Bandung itu sekitar 65Km, perjalanan tersebut bisa memakan waktu 2-3 jam itupun misalkan lancar, namun apabila terkena macet atau gangguan-ganguan yang tak terduga.
Sudah puluhan tahun beliau mengajar di Bandung, dan kendaraan yang dipakai bukan mobil atau motor seperti guru yang lainnya, namun kendaraan umum. Setiap hari berangkat dari rumah sebelum subuh sampai di sekolah pukul 06.00, belum pernah sekalipun datang lebih dari jam 07.00. Kedisiplinan beliau lah yang membuat siswa nya malu untuk datang terlambat. Pendidikan yang diberikan bukan lewat ucapan, namun lewat perbuatan.
Ketika tahun 2015 beliau pernah menjabat sebagai pengurus asrama di sekolah, di sana beliau memberikan pelajaran tambahan tentang matematika untuk kelas 10, 11 dan 12. Ketika itu yang biasanya setiap sore pulang ke rumah, semenjak menjadi pengurus asrama beliau pulang hanya di hari Sabtu dan Minggu.
Dalam memberikan materi, beliau tidak hanya asal memberikan rumus, namun para siswa nya diajak untuk memahami rumus dari asal-usul rumus itu sendiri. Bagi yang menyukai matematika mereka sangat senang ketika tahu bahwa  (phi) itu bukan hanya 3,14 tetapi 3,14159265358979323846. Cara penyampaian materi yang santai namun tetap serius dapat membuka presepsi setiap siswa bahwa matematika itu sulit. Ternyata ada beberapa diantara siswa nya yang awalnya tidak mengerti matematika sama sekali, namun ketika diajarkan oleh beliau, mereka dapat langsung mengerti bahkan materi yang sulit seperti integral, trigonometri, limit, dan lain sebagainya.
Berkat beliau lah banyak siswa yang menyukai matematika dan membuat mereka percaya diri akan kemampuan diri masing-masing. Bahkan banyak ketika mengikuti seleksi undangan atau SNMPTN untuk melanjutkan ke pergruan tinggi, mereka telah diterima di ITB, UGM, UNDIP, UPI dan universitas yang bergengsi lainnya. Bagi siswa kelas 12 catatan dari Pak Edi itu harta menuju universitas, satu hari saja meninggalkan pelajaran, bingung nya akan terasa sampai 3 kali pertemuan. Dan itu sangat rugi sekali ketika tidak masuk.
Sekali lagi karena ketulusan hati beliau yang rela bolak-balik Cianjur-Bandung, mengajar tanpa lelah, kepribadiannya sangat patut ditiru, beliau lah yang menjadi inspirasi penulis untuk menjadi seorang guru. Memang tak banyak bicara kecuali ketika mengajar, namun tindakan-tindakan nya merupakan teladan bagi semua orang. Beliau juga selalu mengajarkan untuk selalu sabar dan tawakal dalam segala hal apapun. Seperti mencari jawaban dari matematika, ketika tidak sabar dan tawakal maka jawaban tidak akan ditemukan. Sabar dan tawakal inilah yang membuat beliau seperti sekarang ini, menjadi inspirasi dan menjadi motivasi untuk semua orang.
Mungkin satu atau dua tahun lagi beliau akan pensiun, walaupun begitu penulis berharap ilmu yang telah diberikan akan selalu bermanfaat, dan  semoga tetap menjadi penerang bagi orang-orang yang gelap akan matematika. Penulis juga berharap semoga beliau tetap menjadi inspirasi bagi penulis dan orang lain.




Biodata Penulis

            Nama saya Khoirunnisa, dilahirkan di Kota Indramayu pada 7 Mei 1999. Sejak kecil saya memang menyukai bahasa asing, terutama bahasa Inggris. Ketika di SD dan SMP saya dikenal sebagai siswa yang pendiam, namun ketika memasuki Aliyah, saya mulai belajar bersosialisasi dengan teman sekelas, teman yang berbeda kelas, bahkan kaka kelas.
            Ketka di Aliyah, saya mengikuti ekstrakulikuler English Club dan pernah menjadi peserta lomba pidato bahasa Inggris yang dilaksanakan oleh AMINEF (American Indonesian Exchange Foudation) yang diselenggarakan di Madrasah Aliyah Kota Bandung. Sekarang saya sedang berkuliah di STKIP NU Indramayu sejak tahun 2017. Cita-cita saya menjadi seorang guru yang profesional, berakhlak mulia, serta menjadi bermanfaat bagi semua orang.

"Karya dari Khoirunnisa ini mendapat Juara 1 dalam lomba menulis esai yang di adakan HIMASDA STKIP Nahdlatul Ulama Indramayu"

Terimakasih Kunjunganya....

Selasa, 20 November 2018

Lomba Menulis Esai

Assalamualaikum wr. wb
                       HIMASDA
STKIP NAHDLATUL ULAMA INDRAMAYU
Menyelenggarakan
Lomba Menulis Esai📝
Dengan Tema : Guruku Inspirasiku
Yg di ikuti oleh seluruh Mahasiswa STKIP NU Indramayu
📌Pendaftaran
.Senin - sabtu, 19 - 24 November 2018
📌Pengiriman Karya
.Karya di kirim ke e-mail: himasdaindramayu1@gmail.com
.Paling lamba pada hari Sabtu, 24 November 2018. Pukul 23:59 WIB.
📌Penilaian
.Akan di nilai pada hari minggu - senin, 25 - 26 November 2018
📌Pengumuman Pemenang
.Akan diumumkan pada hari Selasa, 27 November 2018. Pukul 14:00 WIB
📌Biaya
.Setiap Mahasiswa maksimal mengirimkan 3 Karya
.Dengan biaya Rp. 5.000 /karya
📌Narahubung
WA : 08971585920➡anjon
'Ketentuan lomba ada dalam poster'
Ayoo Daftar SEGERAA...!!
Terimakasih
Wassalamuallaikum wr. wb

Lomba Memperingati Hari Kartini 2019 SD/MI se-Indramayu yang Diselenggarakan oleh HIMASDA STKIP NU INDRAMAYU

Lomba Memperingati Hari Kartini 2019 SD/MI se-Indramayu yang Diselenggarakan oleh HIMASDA STKIP NU INDRAMAYU Alhamdulillah kegiat...