Tampilkan postingan dengan label Hari Guru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hari Guru. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 Desember 2018


GURUKU INSPIRASIKU

Guru adalah pahlawan yang memerangi kebodohan-kebodohan di dunia ini yang mencerdaskan kehidupan bangsa. tahukah kalian? darimana kita bisa membaca, kita bisa menulis, mengetahui sesuatu yang tidak kita bisa menjadi bisa, dari yang tidak kita tahu menjadi tahu, darimana kalau bukan dari guru kita. tahukah kalian?  Ketahuilah, bukan hal yang mudah menjadi seorang guru, menjadi seorang guru memiliki tantangan tersendiri, seorang guru harus bisa kompeten dalam menyampaikan ilmu yanga akan di ajarkan kepada semua murid-muridnya karena guru  merupakan pendidik yang mempengaruhi keberhasilan murid-muridnya, bukan hanya murid-muridnya, tetapi bisa menjadi keberhasilan ataupun kemajuan suatu negara itu sendiri, karena negara yang maju terbentuk oleh sumber daya manusia yang memiliki banyak ilmu, ilmu didapat darimana kalau bukan dari seorang guru yang senantiasa membimbing murid-muridnya, mengarahkan hal-hal yang positif, memberikan mitivasi-motivasi,selalu kerja keras, sabar dan selalu memberikan hal-hal yang terbaik untuk murid-muridnya, bayangkan betapa hebatnya profesi mejadi seorang guru. Guru juga merupakan teladan bagi murid-muridnya yang harus di guguh dan tiru, guru mengajari kita semua dari tingkat yang paling bawah hingga tingkatan yang paling tinggi, coba bayangkan berapa tahun guru mengajari kita dari kecil hingga kita dewasa. Dan dari setiap banyaknya guru yang pernah mengajari kita,tentu saja ada salah satu guru yang sangat menginspirasi kita.
            Ini adalah tentang saya dengan guru yang sangat menginspirasi hidup saya, hingga saat ini pun saya masih mengingatnya, teringat bagaimana cara beliau mengajariku dan kawan-kawanku, teringat sosok beliau beberapa tahun yang lalu tepatnya tahun 2012, saat itu saya duduk di bangku SMK kelas X jurusan  Teknik Elektronika Industri di sebuah sekolah menengah kejuruan negeri letaknya di jalan Perjuangan kota Cirebon.
Ketika hari pertama belajar mengajar dimulai setelah Masa Orientasi Siswa Selesai , tepatnya di ruang Produktif dimana tempat tersebut merupakan ruangan yang dipakai pelajaran khusus untuk kelas Eletronika Industri, sebelum saya dan kawan-kawan memasuki ruangan tersebut, guru itu sudah duduk di bangkunya dengan tenang sambil melihat data absensi, Guru itu adalah seorang perempuan, berhijab syar’i dan memakai kacamata, penampilannya pun begitu sangat rapih, dilihat dari nada bicaranya seperti orang padang dan kira-kira umurnya 45 tahun. Guru itu terlihat sangat berwibawa sekali.
Saat kami semua sudah duduk siap guru itu memperkenalkan diri, guru perempuan itu bernama ibu Tuti Herlinda, setelah itu beliau menjelaskan terlebih dahulu tata tertib yang harus diikuti oleh murid-murid sebelum memulai pelajaran, di antara tata tertibnya adalah siswa harus masuk ke ruangan kelas tepat waktu, kalau tidak tepat waktu pintu di kunci sehingga siswa yang terlambat tidak bisa masuk, harus membawa alat-alat yang diperlukan pada saat praktik, bagi siswa yang tidak membawa alat-alat tidak boleh mengikuti pelajaran dan tidak diabsen. Guru itu mengajar di kelas kami tentang mata pelajaran Mengukur Besaran Listrik dalam Rangkaian Elektronika (MBLRE).
Ketika hari demi hari saya lewati, banyak sekali hal- hal yang sepertinya tidak saya inginkan sebelumnya terjadi hingga hampir membuat saya menjadi semakin frustasi, hal pertama diantaranya adalah ketika ibu tuti menyuruh murid-murid membawa alat-alat tetapi ada saja beberapa anak yang tidak membawa alat pada saat praktik sehingga dikeluarkan dari kelas, ada juga yang terlambat masuk kelas di keluarkan juga sehingga saya dan beberapa teman saya tidak bisa mengikuti pelajarannya dan tidak diabsen, itu bukan hanya satu kali saja tetapi berulang kali hingga pelajaran produktif kami tertinggal, dan karena setiap kali pertemuan pasti akan ada praktik pengukuran berbagai alat-alat rangkaian elektronika, dan itu juga  selalu dinilai oleh guru tersebut, saya berfikir kalau saya dan teman-teman yang lainnya menyepelekan tata tertib yang sudah dibuat ibu tuti. Saya tidak menyangka bahwa guru itu ternyata benar-benar sangat menyeramkan Sehingga itu memberikan kesadaran untuk saya dan juga teman-teman saya untuk tidak mengulangi lagi. Hari demi hari pun mulai saya perbaiki hingga selalu siap kalau mengahadapi mata pelajaran tersebut, tetapi ada saja saat praktik yang membuat saya kesal sekali setiap pengukuran alat yang akan saya ukur selalu saja salah dan harus di remedial, bukan hanya saya teman-teman saya juga mengalami hal yang sama, salah sedikit langsung di remedial, salah hanya beberapa saja langsung di ulang semua sampai benar sampai buku saya dan teman-teman saya penuh dengan coretan-coretan dari ibu Tuti. Guru itu benar-benar sangat luar biasa detail  dalam mengamati tugas-tugas siswanya,
Ketika sedang mengajar, beliau selalu menjelaskan secara terperinci sampai semua muridnya mengerti dan paham sebelum memulai praktik pengukurannya. Adapun murid yang tidak paham beliau ajari sampai benar-benar bisa, beliau sangat keras, ia ingin semua murid-muridnya itu bisa, beliau juga sangat menghargai sekali muridnya yang mau berusaha walaupun selalu gagal dalam praktiknya, ia selalu memberikan dukungan kepada murid-muridnya walaupun dalam memberikan penilaian sangat pelit sekali, untuk mencapai nilai yang tinggi itu sangat susah sekali , tetapi beliau tidak pernah membuat muridnya pantang menyerah, tidak mengendorkan semangat siswanya yang tidak bisa dengan kata-kata yang kasar atau tidak perdulikan siswanya, melainkan merangkul siswanya, mengajari dengan ikhlas. Beliau juga sangat bersahabat sekali, walaupun ketika di dalam kelas seperti Harimau betina yang menyeramkan yang siap menerkam murid-muridnya tetapi di luar kelas sungguh tak di duga hatinya benar-benar luar biasa sangat baik, beliau selalu menasihati murid-muridnya apalagi murid perempuan yang mayoritas muridnya laki-laki. Saya melihat beliau itu berbeda dari guru-guru lainnya yang saya tahu di sekolah tersebut, beliau itu unik dan memiliki kharisma tersendiri sebagai seorang guru.
Dan yang membuat saya sangat terinspirasi adalah beliau sangat tepat waktu sekali, sebelum murid-murinya masuk ke kelas, beliau selalu hadir terlebih dulu, lalu ketika jam pulang beliau selalu mengulur waktu sehingga seharusnya  pulang pada waktu siang tapi sebaliknya pulangnya sore hari, karena beliau ingin praktiknya berjalan dengan baik, beliau sangat ikhlas mengajari murid-muridnya tanpa lelah, beliau sangat sabar dalam mengajari murid-muridnya, apalagi jika melihat muridnya berhasil dalam praktik, beliau sangat senang, dan apabila muridnya yang tidak bisa-bisa lalu kemudian menjadi bisa beliau lebih senang lagi , seperti yang pernah saya alami, saya merasa sangat senang sakali ketika saya mampu melakukannya.
Dari beliau saya menyadari banyak hal, seperti betapa pentingnya kedisiplinan, beliau selalu tepat waktu, beliau menyuruh murid-muridnya untuk tidak terlambat, memberikan hukuman yang tegas sehingga murid-muridnya tidak mengulangi lagi, menurut saya semua itu di lakukan agar murid-muridnya menjadi pribadi yang disiplin, mandiri, pribadi yang menghargai waktu, dan bertanggung jawab sebagai seorang pelajar.  Beliau juga selalu memberikan pesan, motivasi dan nilai- nilai keagamaan setelah akhir pembelajaran selesai. Saya selalu ingat beliau mengatakan bahwa tidak ada yang tidak bisa, sesuatu itu bisa di lakukan dengan niat dan usaha kita.
Dan bukan hanya saya yang mengatakan bahwa ibu Tuti itu berbeda dari yang lain, ternyata banyak kakak tingkat yang mengatakan hal yang sama tentang beliau,  betapa luar biasanya guru itu. Ibu Tuti kau sangat menginspirasi, terimakasih atas  semua jasa-jasamu kepada kami semua, terutama saya sendiri. Bagi saya Engkau bukan hanya seorang pahlawan saja, tetapi engkau adalah malaikat tangguh  yang memiliki kesabaran yang tinggi.


NAMA            : CASWATI
TTL                 : CIREBON,10-10-1996
PRODI            : PGSD 3A
NIM                : 1786206012
ALAMAT       : JL. SUNAN GUNUNG JATI DESA KERTASURA
  KEC.KAPETAKAN KAB.CIREBON

"Karya dari Caswati ini mendapat Juara 3 dalam lomba menulis esai yang di adakan HIMASDA STKIP Nahdlatul Ulama Indramayu"

Terimakasih Kunjunganya....
Di SMA Muhammadiyah karangampel saya mengenal dan paham sosok seorang guru mata pelajaran Bahasa Indonesia saya sangat mengaggumi beliau karena beliau adalah orang yang sangat lembut dan penuh kasih sayang.Beliau adalah ibu Laznah,M.Pd. Ibu nah sapaan akrab beliau, begitu menyenangkan dan penuh kesabaran ketika beliau mengajar Bahasa Indonesia pada siswanya. Dengan penuh kedisiplinan dan ketegasan benar benar mencerminkan bahwa beliau adalah seorang guru yang tidak hanya bisa mengajar tetapi juga mampu menjadi pengayom bagi siswanya. Beliau adalah seorang pekerja keras dan ulet sehingga saya merasa harus banyak belajar dari kepribadiannya untuk membuat dari saya menjadi orang yang berhasil karena orang yang ingin berhasil harus mau belajar dan selalu berusaha menghadapi tantangan bukan hanya menunggu tantangan.
Di usianya yang tidak muda lagi ketika mengajar beliau selalu datang tepat waktu beliau menyampaikan materi dengan bahasa yang mudah dipahami oleh anak didik seusia saya waktu itu,beliau memperbanyak latihan soal dan diulang-ulang dengan model soal yang berbeda-beda, kemudian diperiksa satu persatu jawaban dari masing-masing muridnya. Sehingga anak didiknya merasa diperhatikan dan nyaman berada di kelas, apalagi dengan bahasa beliau yang mudah di pahami dan akrab sekali,dimata saya beliau adalah sosok guru terbaik. Beliau memiliki kepribadian yang baik, ramah, murah senyum dan sederhana. Beliau selalu memastikan apakah setiap siswanya memahami materi yang di sampaikan atau tidak, ketika ada anak didik yang melanggar aturan, beliau menyikapinya secara tegas. Selain beliau menguasai mata pelajaran yang beliau ajarkan, beliau merupakan sosok guru yang religius.
Beliau juga sering memberikan rumus-rumus cara cepat agar siswanya dapat memahami materi yang disampaikan.Yang membuat saya terinspirasi lagi adalah beliau selalu memberikan nilai – nilai religi di setiap pertemuan. Tidak banyak guru yang menyelipkan nilai – nilai agama ketika mengajar. Beliau selalu mengingatkan kepada anak didiknya dalam hal ibadah. Bahkan setiap pukul 07.30 wib, setiap hari beliau menyempatkan waktu mengingatkan anak didik yang beliau ajar untuk melakukan sholat dhuha. “Guru, digugu lan ditiru”, kalimat ini cocok sekali menggambarkan sosok Ibu Nah, guru inspiratif dalam kehidupan saya. Banyaj sekali hal-hal positiv yang beliau berika pada anak didiknya beliau selalu memberi nasihat ketika ada anak didiknya yang sedang memiliki masalah ntah itu masalah dirumah atau disekolah bagi saya beliau adalah pendengar yang baik dengan kelembutan beliau sesalu memberi anak didiknya semangat hidup, beliau tidak pernah membeda-bedakan anak didiknya.
Ibu nah selalu memberikan perhatian kasih sayang pada anak didiknya termasuk kepada saya, saya sangat menyayangi beliau karena beliau selalu memberikan nasihat, dukungan,semangat dan motifasi kepada saya beliau selalu mengingatkan ketika ada anak didiknya yang malas dalam hal belajar, dalam hal sholat dan yang lainya. Sekarang beliau telah pensiun tapi hal tersebut tidak membuat beliau mau untuk diam saja dirumah, beliau kini memliki usaha manisan buah dirumahnya lagi lagi saya sangat terinspirasi oleh beliau bagi saya beliau adalah orang yang memiliki semangat dalam hal apapun.
Saya masih sering main kerumah beliau walaupun hanya untuk sekedar bercerita tentang perkuliahan saya atau bercerita tentang hal lain, beliau selalu mendoakan anak didiknya agar semua anak didiknya menjadi orang orang yang sukses, memiliki semangat hidup, pantang menyerah dan selalu berserah diri pada Allah swt. Semoga beliau selalu diberi kesehatan dan panjang usia, itulah sedikit cerita tentang saya dan Ibu nah guru SMA yang sangat menginspirasi saya semoga saya bisa meniru jejak beliau yaitu mampu menjadi seorang guru yang profesional,inspiratif dan memiliki semangat hidup yang sangat tinggi.
Guru bisa menjadi teladan yang sangat berpengaruh terhadap pribadadi seseorang maka hargailah gurumu hormati,sayangi serta ingatlah selalu jasa-jasanya jarena tanpa adanya seorang guru mungkin kita tidak akan tau caranya membaca, menulis dan berhitung.
Lalukan hal yang positif saat ini mungkin akan membawa pengaruh baik juga di masa depan kita. Sebaliknya, jika melakukan hal negatif itu akan terus terbawa di masa depan kita. Semua yang kita pelajari saat ini akan menjadi pengalaman di masa depan kita. Mungkin cerita ini sederhana, tetapi apa yang saya ceritakan di atas semoga dapat membuat orang yang membaca ini dapat mengambil sedikit pelajaran. Pelajaran yang mungkin dapat diterapkan di kehidupan kita.Terlepas dari itu semua, guru merupakan kunci dimana kita bisa sukses nantinya. Para pahlawan tanpa tanda jasa. Merekalah yang selalu ada dalam suka duka saat kita menempuh pendidikan di sekolah. Mereka yang juga akan bangga jika kita meraih prestasi, mereka juga yang akan ikut bersedih jika kita mengalami kegagalan, namun mereka juga membangkitkan kita dari kegagalan tersebut. Guru, segala hormat kami ucapkan atas segala jasamu.
Nama.     : Nur Sulistiawati
Nim.        : 1786206039
Prodi.      : PGSD 3A

"Karya dari Nur Sulistiawati ini mendapat Juara 2 dalam lomba menulis esai yang di adakan HIMASDA STKIP Nahdlatul Ulama Indramayu"

Terimakasih Kunjunganya....

Lomba Memperingati Hari Kartini 2019 SD/MI se-Indramayu yang Diselenggarakan oleh HIMASDA STKIP NU INDRAMAYU

Lomba Memperingati Hari Kartini 2019 SD/MI se-Indramayu yang Diselenggarakan oleh HIMASDA STKIP NU INDRAMAYU Alhamdulillah kegiat...